Chapter 44

892 Words

"Berapa lama kita di Bali?" tanya Gadis saat ia mengalihkan pandangannya dari menatap awan-awan di jendela pesawat ke arah Abra yang duduk di sampingnya. Abra yang sedang melakukan pekerjaannya di depan laptop tipis dengan sangat serius. "Tiga-lima hari, kenapa?" tanya Abra tanpa mengalihkan pandangannya sama sekali dari layar yang menampilkan presentase saham yang sempat turun karena kasusnya beberapa hari lalu dengan Clara. "Nggak pa-pa." kata Gadis seraya menyandarkan kembali tubuhnya di kursi empuk kelas bisnis. Bali dengan deretan wisata yang menarik para wisatawan baik asing maupun mancanegara. Keindahan alamnya yang mempesona tidak akan mudah dilupakan oleh pengunjung? Tak hanya itu, keramahan orang-orangnya pun membuat siapapun betah tinggal berlama-lama di sana. Jika saja tida

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD