Tak butuh waktu lama bagi James untuk mengantar Abra dan Gadis kembali ke perusahaan menghadiri konfrensi pers. Mobil yang James kendarai perlahan melambat memasuki halaman perusahaan dan para wartawan telah siaga di depan perusahaa. Mereka menyerang mobil yang Abra tumpangi itu dan tak melewatkan sama sekali untuk mengambil foto. Hati Gadis sudah berdebar-debar tak karuan. Ia pikir pernikahannya dengan Abra akan berakhir sesegera mungkin. Meski begitu ia tetap memasang senyum kala ia dan Abra keluar mobil dan pelbagai pertanyaan menyerbunya. 'Nona Gadis, saya dengar kabarnya anda resign dari rumah sakit?' 'Apakah karena anda akan bercerai, maka dari itu anda mengajukan pengunduran diri dari rumah sakit?' 'Nona Gadis, apakah benar itu? Mengingat anda baru saja menikah dengan Pak Abra?'

