Abra mematikan televisi, lalu memandang ke arah Gadis sekali. Ia melihat mata Gadis dengan penuh kasih sayang ... "Sayang, dengar, kamu gak perlu... " "Aku baik-baik saja, tenanglah." kata Gadis memotong kalimat Abra. "Hal ini sudah biasa." imbuhnya berusaha tenang. Tapi tidak dengan Abra, ia langsung menghubungi seseorang, detektifnya-David-ketika ia melihat Gadis memutuskan untuk pergi dari hadapannya menuju ke kamarnya. Ia tahu soal ini, ia pasti akan mendapatkan serangan balik ketika ia memulai mengungkapkan sesuatu. Tapi Gadis bisa menahannya, yang tak bisa ia tahan adalah bagaimana bisa dokter yang ia percaya juga melakukan hal ini padanya. Ia buka i********: dokter tersebut dan mulai membaca apa yang ia posting di beranda Instagramnya. Aku belajar banyak selama jadi d

