Kecewa Kembali

2127 Words

Karena Mas Farhan ngak mau beranjak pergi dan aku juga ngak mau ngalah jadinya sama-sama masih duduk bareng di sopa. Mana Mas Farhan manggil sayang-sayangan lagi. Karena dramanya lagi sedih-sedihnya, sekalian nangis aja ah. Jadi ibarat menyelam minum air. Memang hati tiba-tiba gundah, kala Mas Farhan dapat telpon dari Mbak Rahmi, pasti aku tidak diperdulikan lagi. Setidaknya aku punya alasan buat nangis, itu karena aku nonton drama sedih. Mas Farhan ngak noleh lagi, padahal air mataku sudah banjir sampe netes-netes membasahi baju. “Iya… terus kapan dong kamu mau pulangnya?” tanya Mas Farhan, mana nadanya mesra banget lagi. “Uhuk, uhuk,” aku sengaja batuk-batuk biar Mas Farhan noleh ke arahku. Mas Farhan menoleh sebentar, namun tetap fokus ke Mbak Rahmi lagi. “Mungkin satu atau dua m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD