Perbaikan

1260 Words

“Mas mandi dulu gih!” aku memberikan handuk pada Mas Farhan. “Maaf ya Luna, harusnya dari awal Mas selidiki dulu latar belakangnya. Hampir saja dia mencelakai kamu dan bayi kita,” ucap Mas Farhan dengan wajah menyesal. “Iya Mas, yang penting sekarang dia udah ngak bisa ganggu kita lagi kan. Udalah, yang penting sekarang kita fokus aja biar Dedenya sehat dan bisa lahir secara normal.” “Iya Luna, makasih ya udah ngak marah lagi,” Mas Farhan menyusut rambutku. Aku baru sadar kalau aku baru saja berkata manis pada Mas Farhan. Sejak kejadian malam itu, aku merasa tidak enak kalau lihat wajah Mas Farhan, tapi setelah kejadian suster Yanti tadi, aku malah lupa dengan kejadian malam itu. Aku mengangguk dengan sedikit tersenyum. Aku ragu, apakah harus berdamai sekarang sama Mas Farhan. Nanti k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD