Mas Farhan baru saja masuk kamar, bel pintu udah bunyi aja, cepet banget Mbak Rahmi datengnya. Kira-kira kalau Mas Farhan udah pergi ke kantor aku bakalan di bully bgak ya? Sembari memikirkan itu, kakiku terus melangkan menuju pintu. "Permisi Nyonya, saya orang baru yang di tugaskan buat ngurusin apartemen Nyonya," ucap seorang ibu muda. Nyonya? Kayak istri sultan aja akunya. "Saya Luna Buk, bukan Nyonya. Luna ya, cukup panggil Luna aja," jawabku sambil sok senyum. "Iya Nyonya, saya tahu namanya Nyonya adalah Aluna. Tapi sebutan Nyonya adalah panggilan dari seorang bawahan kepada Bosnya," sahutnya sok menjelaskan. Dikiranya aku anak kecil kali yak. "Iya saya tahu Buk. Maksudnya Nyonyanya itu dibuang saja, saya ngak suka. Panggil nama aja, atau Mbak, Neng, Adek, saya lebih suka beg

