Tiga hari sebelum acara akad nikah. Di sebuah cafe, tampak tiga orang sedang memesan makan siang. Hari itu, mereka menunggu teman Attaya yang akan melaporkan segala sesuatu yang telah diurusnya. "Tuh, orangnya datang. Pas banget nanti kita sambil makan saja ngobrolnya." Attaya menunjuk ke arah pintu dengan anggukan kepalanya. Rubyah menoleh ke arah yang ditunjuk Attaya. Seorang lelaki seusia Attaya tersenyum menghampiri mereka. "Halo, apa kabar semua," sapanya dengan ramah. "Eh, Sob. Kenalin, ini ibunya Tiara." ucap Attaya kepada temannya yang bernama Tedi. "Ayo duduk, kita udah pesenin makan, biar bareng-bareng," lanjut Attaya. "Selamat siang, Bu. Saya Tedi. Halo Tiara." Tedi menyalami Rubyah dan Tiara bergantian. "Gimana, Sob? Lancar kan?" Attaya tidak sabar ingin segera mend

