Dua puluh satu

851 Words

Sesampainya di halte, Sia tidak langsung pulang. Ia memilih untuk duduk seorang diri dengan pikirannya yang kembali mengingat akan apa yang baru saja terjadi. Tarikan tangan William dan ajakan yang keluar dari bibir laki-laki itu sempat membuat hati Sia berbunga-bunga, seakan ada ribuan kupu-kupu yang sedang bersorak di dalamnya. Namun dilihat dari keadaannya, terutama hubungannya dengan Lia yang baru saja kembali pulih, membuat Sia harus berpikir ulang. Dia bukanlah gadis yang licik dan egois. Mungkin Sia akan terdengar sedikit jahat karena terus menolak dan menggantungkan harapan Melky. Dan sepertinya nanti ia harus berbicara langsung dengan laki-laki itu supaya Melky tidak menaruh harapan lagi kepadanya. Sia menarik nafas panjang. Ia hanya ingin memiliki kehidupan sekolah yang indah s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD