Tiga belas

1088 Words

Siang ini, tiba-tiba saja guru mereka mengatakan jika ada rapat mendadak. Semua murid diharapkan belajar sendiri di kelas untuk sementara sampai rapat selesai. Lia menghela nafasnya, kenapa tidak disuruh pulang saja sih? keluhnya. Ia melirik jam dinding di kelasnya. Waktu masih menunjukkan pukul setengah sepuluh, disusul bunyi bel istirahat. Dari sudut pandang matanya, Lia dapat melihat William dan beberapa teman terdekatnya bangkit dari duduknya dan hendak melangkah keluar. Tapi ketika mencapai ambang pintu, William menolehkan kepalanya. "Aku mau ke lapangan indoor sekolah. Main basket sama anak-anak. Kamu nggak apa-apa kan istirahat tanpa aku?" tanya William. Dari tempat duduknya yang kedua dari baris depan, Lia mengangguk pelan. "Nggak apa-apa kok. Ada Fira yang nemenin aku." "Ok

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD