Pelajaran olahraga adalah waktu yang tepat untuk berbicara panjang lebar. Pak Iwan, selaku guru olahraga selalu memerintahkam murid-muridnya untuk berkeliling komplek sekitar sekolah. Membuat semua murid perempuan menyukai pelajarannya. Karena saat itulah waktu yang tempat untuk mereka berbicara panjang lebar selama perjalanan menuju sekolah kembali. "Jadi kak Renold udah pulang?" tanya Maya dengan mata berbinar. Berbeda dengan Sia yang memutar kedua bola matanya dengan malas. Mengapa? Karena Sia tahu jika sejak duduk di kelas tujuh, Maya menyimpan perasaan untuk laki-laki dewasa itu. "Yup," jawab Sia singkat, padat dan jelas. Disatukannya kedua jemarinya lalu Maya mulai berimajinasi. "Seperti apa yang wajah Kak Renold sekarang? Dia pasti tambah tampan." Sia terkekeh melihat tingkah

