Aku Ingin Pulang!

1039 Words

Plakk!! Suara tamparan menggema di sebuah rumah tamu sempit. Di sebuah rumah yang dibuat hanya setengah batu, setengah papan, dan dinding belakang yang terbuat dari anyaman bambu. Seorang wanita yang usianya yang telah melebihi setengah abad, benar-benar murka terhadap anak laki-lakinya. Anak yang selama ini menjadi tulang punggung, sekaligus pelindung bagi keluarganya. Namun, hari ini anak satu-satunya yang selalu ia banggakan telah membuatnya kecewa. Sehingga untuk pertama kalinya, sebuah tamparan pun mendarat di pipinya. Kecewa. Sangat-sangat kecewa Melihat sikap sang anak, yang membuat sang menantu terluka. Sehingga kini menangis histeris di kamar, seraya melemparkan apa saja benda yang mampu digapainya. Caca. Pulang dalam keadaan menangis.. Meminta diantarkan untuk pulang ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD