Kilat cahaya lampu penerangan jalan yang menerobos kaca mobil sesekali menimpa wajah cantik Sinta yang tengah tertidur pulas di kursi penumpang. Tangan perempuan itu masih belum berubah memeluk tanga kanan Rama yang duduk tanpa jarak disampingnya. Rama terus terjaga sepanjang perjalanan hingga pria itu merasakan ada pergerakan dari Sinta, buru-buru pria berbulu itu memejamkan matanya untuk pura-pura tidur. Benar saja Sinta cukup terkejut mendapati dirinya yang tengah memeluk lengan Rama, dia ingin menarik segera hanya saja dia tidak ingin Rama terbangun dan menyadari kalau dia telah memeluknya. Pelan-pelan Sinta melepas tanganya dan memastikan Rama tidak terbangun. Sinta bernapas dengan lega saat melihat Rama yang masih tetap terpejam dan terlihat tidur dengan nyenyak. Tidak terbayangkan

