TIGA PULUH EMPAT

1777 Words

Aku melakukan aktivitas normal seperti biasa. Misalnya saja sekolah. Anak-anak mulai memandangku aneh ketika aku berjalan melewati mereka. Sepertinya mereka masih belum bisa menerima keberadaan aku yang dulu, yang belum pernah mereka lihat sebelumnya. Sosok little Candy yang belum pernah  kutunjukkan pada mereka. Tapi aku tidak memedulikan tatapan aneh dari mereka. Aku berjalan sedikit pincang, menganggap seolah mereka tidak ada. Seperti yang kuduga, Mama Rosa dan Nada akan mempertanyakan lututku yang diperban gara-gara insiden kemarin. Aku hanya mengatakan bahwa aku terjatuh dan diantar pulang oleh seseorang yang melihatnya. Untung saja mereka percaya dan tidak lagi menanyakan yang lain. Meskipun, sebenarnya yang kukatakan adalah benar. Aku terjatuh. Hanya saja tidak melanjutkannya denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD