BAB 12 One of them Terik matahari menyelinap ketika gorden kaca di buka. Keenan menghampiri Arabella yang masih terlelap seraya membawa sebaskom air hangat beserta handuk kecil di tangannya. Dengan gerakan pelan Keenan menyingkap selimut yang menutupi tubuh bawah Arabella lalu mulai membersihkan daerah kewanitaannya menggunakan handuk yang telah dia peras. Umpatanya meluncur begitu Keenan mendapati bekas lecet dan kemerahan di sana. Keenan tentu tahu kalau Arabella bagaikan kembali seperti virgin tetapi dia terus memonopolinya seolah tidak akan ada hari esok. Ke egoisannya menyakiti wanita rentan yang masih terlelap itu. Selesai membersihkannya, Keenan menaruh wadahnya ke atas meja dan kembali ke sisi Arabella—memperhatikannya. Bulu mata Arabella mengerjap beberapa kali, mencoba mem

