Indonesia Akhirnya Naufal dan Cahaya sampai di Tanah kelahirannya. Menempuh perjalanan yang cukup panjang membuat tubuh Cahaya terasa begitu lelah, apalagi ia sedang mengandung. Untung saja Naufal sudah berubah. Ia menjadi suami siap siaga dalam segala hal. “Huhh..” Cahaya menghembuskan nafasnya lelah sembari mengelus perut buncitnya. Naufal yang menyadari hal itu seketiak menoleh ke arah istrinya. Wajah Cahaya terlihat begitu lelah. Ia menggendong tubuh istrinya ala bridal style secara tiba-tiba membuat Cahaya memekik karena terkejut. “Kak Naufal apa-apaan sih!” ujar Cahaya sembari melayangkan tatapan protes “Kenapa?” “Turunin, Cahaya!” “—“ Naufal menghiraukan perkataan istrinya. Ia tetap berjalan keluar dari Air port dengan diikuti beberapa anak buahnya dari belakang. Caha

