Bab 63

1446 Words

Srett “KAK!” pekik Cahaya karena Naufal merobek gamisnya begitu saja Naufal melempar asal gamis yang dikenakan istrinya lalu melepas jas kantornya. Ia melakukan hal yang sama karena tidak sabar ingin menjenguk buah hatinya. Ia yakin buah hatinya rinduk dijenguk oleh Ayahnya. “Kak, gamis Cahaya?” “Setelah ini aku akan menggantinya yang lebih banyak.” “Tapi…” Cup Naufal membungkam mulut Cahaya dengan ciumannya. Kali ini ciumannya sedikit kasar karena gejolak di tubuhnya yang tidak bisa ia tahan. “Enghh..” lenguh Cahaya “Awss..” ‘Kakk..” suara Cahaya mengalun indah di telinga Naufal. Cahaya menikmati setiap sentuhan suaminya. Ia hanya bisa pasrah di bawah suaminya karena Naufal tidak memberikan kesempatan untuknya memberontak. Naufal melepas ciumannya lalu menatap tubuh inda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD