Ketika keluar dari lobby rumah sakit Naufal melihat keberadaan Sinta yang sedang duduk di sebuah kursi. “Sayang, itu Sinta kenapa belum pulang, ya?” ujar Naufal “Mana, mas?” “Itu!” ujar Naufal sembari menunjuk ke arah Sinta “—“ Cahaya terdiam sembari menatap ke arah Sinta. Entah kenapa ia seketika terdiam membisu. “Kita samperin, yuk!” ajak Naufal “Tapi…” Belum selesai Cahaya bicara Naufal menarik tangannya terlebih dulu. Dengan berat hati Cahaya mengikuti langkah suaminya. Entah kenapa Cahaya tidak suka ketika Naufal mendekati Sinta padahal Naufal sudah menjelaskan siapa wanita itu. “Sinta!” panggil Naufal Sinta menoleh ke sumber suara dan terlihatlah Naufal bersama istrinya. “Naufal!” “Em.. kamu ngapain kesini?” tanya Sinta “Justru aku yang seharusnya bertanya seperti

