Bab 118

1418 Words

Rifki menautkan kedua alisnya bingung melihat istrinya kembali dengan tergesa-gesa, bahkan wajahnya terlihat memerah. “Sayang, kamu kenapa?” “—“ Farah tidak fokus dengan pertanyaan suaminya. Ingatannya justru tertuju pada kejadian beberapa menit yang lalu. Di mana ia melihat Naufal dan Cahaya melakukan hubungan di dapur. Ia tidak habis pikir apa mereka tidak takut ada yang melihatnya? Bahkan di rumah ini banyak asisten rumah tangga. “Sayang!” panggil Rifki “Ah, i-iya! Kenapa?” “Justru aku yang seharusnya bertanya. Kamu kenapa?” “Em.. nggak papa kok.” “Terus kenapa wajahnya memerah seperti itu?” “A-aku…” “Farah, di mana Devan?” belum selesai Farah berbicara tiba-tiba Naufal datang dari arah belakang. Farah langsung memalingkan wajahnya ketika melihat Naufal mendekat, hal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD