Bagian 31 "s**u hangatnya, Non," ucap Bi Inah sambil meletakkan segelas s**u hangat di atas meja. "Diminum ya, Non, mumpung masih hangat," ucapnya lagi. "Makasih ya, Bi." "Iya, Non!" Bi Inah pun duduk di sampingku, menemaniku yang sedang duduk di atas sofa ruang keluarga. Anak-anak sedang main bersama Bi Darsih di taman belakang, sedangkan bayiku sedang tidur dan dijaga oleh baby sitter. "Non gimana, sudah lega sekarang?" tanya Bi Inah. "Lumayan Bi, setidaknya aira dan anak-anak bisa hidup tenang tanpa mereka. Biarpun aira belum resmi berpisah dari Mas Mulya, tetapi Aira sudah mulai lega, Bi. Kata pengacara Aira, nggak lama lagi, kok." "Non, Sebenarnya Bibi senang sekali melihat Non berpisah sama tuan." "Senang gimana maksudnya Bi?" "Iya, Non. Bibi dari dulu memang tidak suka sa

