Sebuah mobil Koegnisegg xx trevita berhenti di depan sebuah rumah sederhana bercat putih, setiap orang yang kebetulan lewat menatap mobil mewah itu kagum dan penasaran tentang siapa pemiliknya. Maulana menginjakkan kakinya di tanah sebelum tubuhnya keluar sempurna dari mobil yang dia naiki, ia merasa sangat bosan melihat ibu-ibu dan para gadis yang kebetulan lewat menatapnya dengan tatapan memuja, tanpa memperdulikan penonton tak diundang itu, dia berjalan memutar lalu membuka pintu mobil untuk gadisnya. Fira merasa sangat bahagia diperlakukan layaknya seorang putri oleh kekasihnya, ia pun turun dari mobil tersebut,"jangan takut! Aku bersamamu. " pria itu mengusap lembut rambut gadisnya. Gadis itu pun mengangguk, ia percaya bahwa pria itu tidak akan membiarkan dirinya tersakiti. Mau

