Mata gadis itu terlihat sangat lesuh, tak ada tanda-tanda semangat di sana. Ia masih sangat mengantuk, bahkan kepalanya pun berdenyut ngilu karena kurang tidur. Selama satu menit bahkan ia sudah menguap selama lima kali saking mengantuknya, bayangkan saja ia hanya tidur selama tiga jam tadi malam. Perlahan, ia menjatuhkan kepalanya di atas meja. "Psstt pstt.. Jils." Margrit yang berada disamping gadis itu mendesis pelan untuk menyadarkan Lili dari rasa kantuknya. Lili mendelosorkan wajah dimejanya, sedangkan di depan sana sudah ada Dosen laki-laki bertubuh gemuk sedang menjelaskan materi kuliah. Posisi Lili berada di tengah deretan mahasiswa mahasiswi lain, ia memang sengaja mencari tempat itu untuk sekedar melindunginya dari tatapan mengerikan yang dilayangkan dosen cerewet itu. Seben

