17. Janji?

1076 Words

Amelia tidak lagi terkejut saat Arsa mengatakan hal itu. Semalam ia telah mendengarnya; lebih tepatnya mencuri dengar pembicaraan mereka lewat sambungan telepon. Arsa masih sama, suara teleponnya akan keras. Ia lupa jika tadi malam berada di rumah. "Baiklah." Amelia menjawab tanpa beban sedikit pun. "Kamu setuju?" Pertanyaan Arsa sangat ambigu saat ini karena suami tidak tahu diri itu merasa jika Amelia tidak akan mempermasalahkan tentang hubungan terlarang. "Hanya bertemu saja 'kan? Tidak masalah." Amelia menjawab dengan wajah datar. Arsa tidak bisa menebak apa yang dipikirkan wanita yang saat ini sedang menggendong Aron itu. Lima belas menit berlalu tanpa ada sepatah kata pun dari sang istri. Arsa sama sekali tidak tahu harus melakukan apa saat ini. "Mel, aku janji akan lebih mengu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD