34. Kejutan

1450 Words

"Ta-Tante? Ada apa?" tanya Arsa saat melihat Salina berdiri di depan pintu rumahnya. Salina tersenyum ramah pada Arsa--anak sahabat baiknya itu. Ada Sashi yang mengintip dari balik tirai dan juga Aron. Lucu sekali tingkah cucu sahabatnya itu. Salina merentangkan tangan; memberikan tanda agar kedua anak manis itu mendekat. "Kemarilah, Nenek bawakan banyak makanan juga yang lainnya." Salina menyerahkan satu paper bag berisi banyak kue yang dibelinya dari salah satu toko roti yang terkenal di toko ini. Sashi menatap sang papa untuk meminta izin mendekat pada Salina. Wanita yang usianya jelang setengah abad itu masih tampak sangat cantik hingga saat ini. Wajah itu seolah menolak tua. Setidaknya itu pendapat beberapa orang tentang Salina. "Kamu tadi tanya ada apa aku datang, Sa?" Salina te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD