Arsa menatap sang tamu yang tak lain adalah ketua rt di kompleks ini. Pak Rano yang saat ini berdiri di depan sepasang suami dan istri itu sepertinya sedang memerlukan bantuan. Beliau tidak pernah bertamu saat hari sudah hampir tengah malam. Arsa pun mendekat ke arah laki-laki paruh baya itu. "Ada apa, Pak? Sepertinya ada keadaan genting sekali?" tanya Arsa yang saat ini tampak sangat panik. Arsa takut jika pertengkarannya dengan sang istri didengar oleh banyak warga. Ia tidak mau aibnya diketahui banyak orang. Egois, siapa yang membuat aib itu? Arsa-lah yang membuatnya. "A-anu, maaf, Pak dan Bu Arsa, saya mau minta bantuan. Itu ada pertengkaran antara Pak Bimo dan istrinya juga wanita simpanannya yang datang melabrak Pak Bimo. Saya dan warga sudah berusaha memisahkan mereka sejak kemar

