32. Bisakah?

1420 Words

Semua tidak mungkin terjadi secara kebetulan. Setidaknya itu yang ada di dalam benak Amelia saat ini. Tangannya masih sibuk dengan ponselnya. Ia menyimpan nomor itu dengan nama 'aneh' agar Arsa tidak curiga ketika membuka ponselnya. "Mel, kamu kaya orang bingung gitu? Ada apa?" tanya Arsa dengan lembut. Amelia mendongak dan menatap sang suami. Setelah sekian lama, Arsa bisa bertutur kata dengan lembut. Biasanya hanya ada amarah dan caci maki yang keluar dari mulut laki-laki yang hingga kini masih menjadi suami Amelia itu. Amelia mendengkus kasar saat melihat perubahan suaminya itu. "Ga ada apa-apa." Amelia menjawabnya dengan dingin. "Sejak kapan kamu bisa bertutur kata dengan lembut? Oh ... aku lupa, sejak bersama wanita itu," lanjut Amelia dengan nada dingin dan tak bersahabat sama sek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD