14. Kita Bicara(1)

1019 Words

Sepanjang perjalan menuju ke rumah sang Mama, Arsa hanya diam. Ratna berusaha menenangkan sang putra, tetapi gagal. Suami Amelia itu kini kini luar biasa takut. Tidak hanya masalah di rumah yang timbul, tetapi di kantor juga. Bisa berharap apa saat ini? Mita bukan orang yang mudah mendengar penjelasan nanti. Fajar pasti akan membuat semuanya jadi rumit. Lampu merah di jalan raya menghentikan laju mobil Arsa saat ini. "Arghh ....!" Arsa meremas rambutnya karena frustasi. "Sa ... kamu harus tenang. Besok jelaskan jika memang kebetulan Mama dan Prita saling kenal. Dia itu potensial alias kaya raya. Jauh kalo dibandingkan sama Amelia yang dekil," kata Ratna dengan nada sinis. Arsa sama sekali tidak menanggapi ucapan sang mama. Ia memilih diam, kepalanya sangat sakit saat ini. Tidak ada jal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD