Berkali-kali Dokter Russel mampir ke ruang prakteknya membuat Jessica keheranan. Tumben, biasanya mereka bertemu saat makan siang atau Jessica sendiri yang berkunjung ke poli anak. “Dok, sebenarnya ada perlu apa Dokter kemari?” tanya Jessica ingin tahu. “Tak apa, Jes. Iseng aja,” jawab Dokter Russel sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal. “Iseng? Iseng kamu kebanyakan, kali. Sehari sampai sepuluh kali lebih. Kamu tak sedang naksir saya, kan?” goda Jessica. Dokter Russel tergelak, matanya berkedip menggoda. “Hamba tak berani. Permaisuri Ratu telah menjadi milik Raja es Daniel Lee.” Jessica tersenyum masam. Sampai sekarang ia belum berani mengakui kalau kisah cintanya bersama Lee telah kandas. Biarlah orang menganggapnya masih bersama Lee, dengan demikian hubungan Lee dan

