48. Inilah Aku ...

1241 Words

Lee mengamati cctv di kantornya yang terhubung ke ponselnya. Tampak Jeje mondar-mandir seperti setrikaan, kemudian dia berhenti dan berkacak pinggang ... seakan tengah mengomeli kursi kosong di depannya. Mungkin Jeje sedang melampiaskan kekesalan padanya, karena kursi kosong yang menjadi obyek kekesalannya adalah kursi kerja Lee. Lee tersenyum kecil, lantas menyimpan ponselnya di kantong. Saatnya bekerja! Dia harus membereskan kerusuhan yang terjadi di rumah sakitnya. Lee melesat cepat, mencari sosok mayat hidup yang berkeliaran mengancam nyawa yang lain. Jleb! Jleb! Pisaunya menebas leher mereka yang sebenarnya telah meninggal. Beberapa yang menyadari kehadiran Lee segera mengepung. Dengan menggeram bagai hewan liar, mereka menyerang Lee. Namun, Lee dengan cekatan berhasi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD