Saat Lee datang ke rumah sakit, keadaan sungguh kacau. Teriakan ketakutan terdengar dimana-mana, orang-orang berlari dengan wajah histeris. Mereka berlomba-lomba keluar dari rumah sakit Untung Lee dengan sigap bisa menghindari semburat orang-orang yang berlari kearahnya. Yang dikhawatirkannya adalah Jeje yang terseok-seok mengikutinya karena berkali-kali ditabrak orang-orang yang berlari kesetanan. Padahal Lee telah meminta Jeje tinggal di rumahnya saja, tetapi gadis itu kekeuh ingin mengikutinya. Dia luluh setelah Jeje mengatakan bahaya bisa mengintai dimana saja, termasuk di rumah Lee. Sekarang, lihat apa yang dialaminya! Lee menghela napas panjang, lantas menarik Jeje dan memeluknya erat. “Dok, nanti dilihat orang!” bisik Jeje yang masih belum siap bila hubungannya dengan

