Bab 51(Done)

1227 Words

"Om baik cudah pulang ya, Ama? Tok nda pamitan cama Fian?" Suara lucu yang terdengar sendu itu menghempas sang ibu jauh dari lamunannya yang sempat dipenuhi oleh pria yang seharusnya sudah tak boleh lagi ia cintai dengan setulus hati. "Ama... om baik kenapa pulang ga bilang-bilang cama Fian, Fian tan mau ajakin main, hiks..." "Hey, anak mama jangan cengeng gini, dong. Om baik tadinya juga mau main sama Fian." "Telus tenapa dia pelgi, Ama?" "Om baik lagi sibuk dia harus bekerja untuk beliin Fian kado maianan lagi. Fian jangan nangis lagi ya," mengecup puncak kepala putranya yang ia hampiri saat datang. "Sekarang Fian nonton tv dulu ya, Nak. Mama beresin ini dulu, nanti Fian luka," menunjuk ke arah beling-beling. "Tok pilingnya pecah, Ama?" "Tadi mama ga sengaja jatuhin. Ya udah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD