Sementara itu, di atas dipan kayu yang beralaskan kasur tipis, seorang pria terlelap dengan perban di kepalanya. "Apa dia belum bangun juga?" Tanya seorang pria yang tadi membawanya ke sana. "Belum, Pak. Sepertinya dia memang butuh istirahat yang cukup," ujar wanita paruh baya yang mengobati pria itu. "Kalau gitu, bapak tinggal ke kebun dulu, ya." "Iya, Pak." Wanita paruh baya itu kembali menatap pria muda di depannya. Dia prihatin pada pria itu. Sudah seminggu sejak ditemukan, pria itu tak sadarkan diri. "Kamu kapan bangunnya, Le," lirihnya pelan. Dia memilih meninggalkan pria itu sendirian, memasak untuk makan malam nanti. Saat wanita paruh baya itu pergi dan berkutat di dapur sederhananya. Ia terperanjat mendengar erangan dari balik pagar yang menyekat dengan dapurnya. "Argh

