Terima Kasih, Devan

852 Words

Sesampainya Devan di Villa milik Zein, dia segera mencoba untuk masuk. Tetapi ada beberapa orang yang menghalanginya. "Anda siapa? Kenapa malam - malam kemari?" tanya penjaga dengan raut wajah garang. "Ada masalah penting, ini menyangkut keselamatan Tuan Zein. Dan aku hanya bisa bilang padanya," jawab Devan serius. "Kamu bisa mengatakannya pada kami," pinta mereka. "Sudah tidak banyak waktu lagi, aku mohon agar aku bisa bertemu dengan Tuan Zein. Aku yakin jika kalian menghalangiku pasti nanti Tuan Zein akan marah. Baiklah, jika kalian curiga padaku maka geledah tubuhku. Aku tidak membawa senjata ataupun barang yang membahayakan nyawa Tuan Zein. Dan aku juga datang kemari seorang diri," bujuk Devan lagi. Mereka kemudian berunding, kemudian mempersilahkan Devan untuk masuk. "Tapi mala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD