Lintang mulai terbiasa dengan ciuman dan dekapan Yuta, apalagi saat ini tubuhnya sedang menggigil kedinginan. Dekapan Yuta memberikan kehangatan yang menjalar ke jiwa raganya. Akan tetapi Lintang teringat kembali kata - kata Resty tadi, diapun segera mendorong tubuh Yuta sampai membuat tubuh pemuda tersebut terjatuh ke ranjang. "Tidak! Kita tidak boleh seperti ini lagi!" pekik Lintang. Yuta langsung bangun dan mencengkeram kedua bahu Lintang cukup erat, sampai membuat Lintang meringis kesakitan. "Aku sudah jujur padamu, aku memang memiliki tunangan tapi hubungan kami hanya karena perjodohan. Dan aku juga sudah bilang padanya jika aku mau memutuskan pertunangan itu. Sedangkan kamu kenapa malah pergi dengan lelaki lain, apakah dia pacarmu?" balas Yuta dengan tatapan tajam. Walaupun suar

