23. Kemarahan Yuta

1257 Words

Lintang merasa agak kuat setelah minum, tadi berjalan jauh memang cukup melelahkan. "Lintang, apa kamu sudah berhenti bekerja di tempat karaoke? Sekarang kamu bekerja di mana?" tanya Devan dengan raut wajah cemas. "Aku sudah tidak bekerja lagi! Sekarang aku sudah makan dan minum, bisakah kamu mengantarkan aku pulang?" pinta Lintang dengan nada memohon. Devan terpaku, entah kenapa gadis pujaan hatinya itu selalu menjaga jarak dan sulit didekati. "Berikan aku nomor teleponmu!" pinta Devan takut kehilangan jejak lagi "Ponsel aku ketinggalan," jawab Lintang jujur. Namun, Devan tidak percaya apa yang barusan diucapkan oleh Lintang. Sebab selama ini setiap kali diminta nomor telepon selalu berasalan tidak membawa ponsel. "Ayo, aku antar kamu pulang!" jawab Devan menarik tangan Lintang de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD