72. Tiada Kesempurnaan

1104 Words

Hari-hari berikutnya hanya ada kebahagiaan yang mewarnai rumah tangga Yuta dan Lintang. Mereka semakin harmonis, ditambah lagi pada usia kehamilannya yang menginjak empat bulan perut Lintang terlihat mulai membesar. "Sayang, ayo kita ke rumah sakit dulu," ajak Yuta. "Apa kamu tidak ke kantor?" tanya Lintang. "Nanti saja, aku mau melihat perkembangan anak kita," balas Yuta. "Baiklah, aku bersiap-siap terlebih dahulu," jawab Lintang. Mereka segera ke rumah sakit, Lintang begitu bahagia melihat hasil USG dan menyatakan jika janin yang ada dalam kandungannya sangat sehat. Setelah itu dokter memberikan resep obat dan vitamin. Pada saat menunggu suaminya antri mengambil obat, Lintang tanpa sengaja melihat sosok yang tidak asing duduk di kursi roda dan sedang di dorong oleh dua perawat can

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD