34. Kau Benar-benar Iblis!

2735 Words

"Sebenarnya kau berkata seperti itu hanya alasan, bukan? Kemarin kau sakit karena kau mencintai pria tidak tahu malu itu dan sekarang kau meminta cerai agar kau bisa menikah dengannya." Ikosagon mengulurkan kedua tangannya dan menyentuh leher Theona. Sepertinya, emosinya tidak bisa ditahan lagi memikirkan Theona mencintai pria lain, "Katakan padaku! Benar bukan apa yang aku katakan?" lanjut pria itu murka. "Le-lepas! Lepaskan aku, Osa!" seru Theona berusaha melepaskan tangan suaminya yang ada di lehernya. "Katakan! Apa pria itu yang mengambil keperawananmu?" tanya Ikosagon tanpa melepaskan tangannya. "Tidak, bukan. Aku mohon lepaskan aku! Aku tidak bisa bernafas, Osa," mohon Theona dengan kesulitan. Suaranya terdengar sangat pelan dan menahan rasa sakit. Namun sayangnya, Ikosagon sama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD