"Osa, tunggu!" teriak Theona. Ia menatap punggung suaminya yang kian menjauh dengan khawatir. "Aku akan menghubungimu lagi nanti." Setelah mengucapkan kata-kata itu, Theona langsung mengakhiri panggilan. Bertepatan dengan hal itu, Theona mendengar suara gebrakan pintu yang sangat keras. Ia tahu itu pasti Ikosagon. Jadi sebelum pria itu benar-benar salah paham, ia harus cepat-cepat menjelaskan. Jangan sampai hubungan yang sedang mulai membaik kembali renggang. Wanita itu melangkah cepat menuju ruang kerja. Ia mengetuk pintu perlahan dan memanggil suaminya. Namun sayangnya, ia sama sekali tidak mendapatkan jawaban dari dalam. Lalu, ia berinisiatif untuk membuka pintu, tetapi terkunci. Sepertinya Ikosagon memang ada di dalam dan sengaja mengunci pintu agar ia tidak bisa masuk. "Buka pintu

