Raline menggeleng-gelengkan kepala tidak terima dengan perkataan Alanis. Dia bukan penjahat, dia hanya wanita yang mempunyai nasib yang buruk. Apakah salah jika dirinya ingin bahagia juga? Meskipun itu dengan cara salah, Alanis bisa mendapatkan pria mana saja yang dia mau. Sedangkan dirinya? Mana ada yang mau dengan wanita bekas orang lain? Wanita yang telah melahirkan? Tidak, tidak ada yang mau dengan wanita sepertinya. Maka kali ini biarkan dirinya bersikap egois. "Aku tidak jahat! Kau tahu aku tidak jahat!" seru Raline tidak terima dengan mata yang menatap Alanis tajam. "Aku ingin bahagia, Lan. Tak bisakah aku mendapatkannya dari Adjie? Pria yang meniduriku? Pria yang membuatku hamil, pria yang jelas sudah merusak masa depanku!" seru Raline lantang yang membuat Alanis seketika terdia

