📖Bab 20: Kabar dari Ara Salju tipis masih turun perlahan di luar jendela besar villa di pegunungan Swiss, menyelimuti halaman luas dengan selimut putih yang lembut dan bersih. Di dalam ruangan yang hangat dan nyaman itu, aroma teh chamomile yang baru saja diseduh bercampur dengan wangi kayu-kayu lama yang menenangkan, menciptakan suasana damai yang seakan waktu berhenti berdetak di sini. Cahaya lampu gantung yang lembut jatuh ke permukaan meja kayu mahoni yang mengkilap, di mana sebuah amplop putih tertata rapi di tengahnya — amplop yang tiba-tiba saja membuat jantung Viera berdebar kencang penuh harap saat melihat nama pengirimnya. Itu adalah surat dari Alex. Viera duduk di kursi empuk di sisi meja, tangannya sedikit gemetar saat meraih amplop itu perlahan. Di sampingnya, Elvano duduk

