Ina dan Amanda sama-sama merasa senang telah dipertemukan kembali. Mereka melepas rindu satu sama lain, meski sekarang status mereka bukanlah manusia lagi. “Kau terlihat sangat tua Ina, aku sudah menduganya bahwa kau akan menua,” cibir Amanda. “Amanda, kau ini masih saja mengatakan aku tua ya. Padahal kan kita hanya beda satu tahun,” jawab Ina. “Dan sekarang, kau terlihat seperti Nenek bagiku, Ina.” Amanda terkekeh saat mengutarakan kalimat itu. Ya benar, sekarang Ina terlihat tua dan tampak seperti Nenek bagi Amanda. “Amanda, bagaimana kau bisa seperti ini? Aku yakin kau sangat menderita,” ujar Ina. “Aku mati, hanya itu yang dapat aku katakan.” “Tidak, jangan bilang bahwa kau tak tau bagaimana cara kau-” “Amanda tidak mengingat kematiannya, Ina,” ujarku menyanggah perkataan Ina.

