Chapter 25

1037 Words

Daffa, Mia, Acha dan Icha sudah sampai di rumah sakit. Disana sudah ada beberapa orang menunggu termasuk pak Hendra, orang kepercayaan keluarga Daffa dan juga Verel sahabat ayahnya. “Om gimana keadaan Daddy sama Mommy?” tanya Daffa pada Verel. “Mommy kamu Alhamdulillah baik-baik aja, sekarang sedang istirahat, hanya luka kecil dibagian dahi dan kaki. Tadi sempat tidak sadarkan diri, mungkin karna kaget, tapi udah baik-baik aja. Tapi…” ucapan Verel menggantung membuat yang mendengarnya malah merasa tidak enak hati. “Tapi apa Om? Daddy gimana?” tanya Icha dengan suara bergetar dalam tangisnya. Mia mengelus bahu gadis cantic itu untuk menangkannya bergantian dengan Acha yang juga tidak bisa menahan tangisnya. Jujur Mia juga ingin menangis sejadi-jadinya karena ia sangat menyayangi calon me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD