"Mobil siapa yang kamu bawa, Paul?" tanya Yasmin langsung tanpa menahan rasa penasarannya. Karena bukan apa, yang dibawa Paul adalah barang mewah. Dia harus tahu Paul meminjam dari siapa. Paul membuka pintu mobil yang ada di seberang pintu pengemudi. "Masuklah dulu. Kita ngobrolnya sambil berjalan." "Hm... Oke," ucap Yasmin. Dia lalu menutup pintu rumah dan menguncinya sebelum akhirnya masuk ke dalam mobil. Tak lama kemudian, mobil bergerak meninggalkan rumah itu menuju tempat makan yang sudah dipilih oleh Paul. Yasmin memperhatikan penampilan Paul yang tampak sangat berbeda dari biasanya. Paul memakai pakaian, celana, dan sepatu yang bagus. Dia mengakui Paul sangat tampan dengan penampilannya ini. Sangat tidak terlihat seperti seorang OB tapi tampak seperti seorang bos. "Kenapa dari

