“Segera kabari tante kalau sudah punya jadwal untuk bertemu dengan Agatha ya, Paul,” ucap Anastasia di depan pintu ruangan Paul. Mama tiri Paul ini sudah akan pulang. Paul mengangguk. “Iya, tante. Apa mau aku minta Erick untuk mengantarkan tante pulang?” Anastasia menggeleng. “Oh, tidak perlu. Kalian semua sedang bekerja. Tante bisa pulang sendiri kok. Jadi tidak perlu repot-repot.” “Ya sudah kalau begitu tante. Hati-hati di jalan ya, tante.” Anastasia tersenyum sebelum akhirnya dia melangkah pergi. Setelah Mama tirinya Paul itu hilang dari pandangan, Erick mendekatinya “Ada apa nyonya besar datang kemari, tuan?” Paul menghela nafas berat sembari memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jasnya. “Biasalah kerjaan ibu-ibu yang punya anak perjaka. Mau diperkenalkan aku dengan gadis pi

