MMH #13

1118 Words

Saat Tuhan menolak keinginanku, yang kulakukan hanyalah menangis. Berharap namamu hilang dalam hatiku seiring deraian airmata yang terus aku hapus. 6 bulan kemudian... Sejak melakukan pengobatan 6 bulan yang lalu, keadaan Salwa tak kunjung membaik. Wanita itu malah semakin drop dan hanya bisa berbaring diatas brankar rumah sakit. Kanker p******a yang menggerogoti tubuhnya sudah menjalar dan dengan sangat terpaksa, aset berharga Salwa yang tinggal satu itu terpaksa ikut diangkat. Keadaan wanita itu semakin lemah, wajahnya terlihat pucat. Abi bahkan rela meninggalkan pekerjaannya demi Salwa, ia ingin sekali mengabdikan hidupnya pada wanita itu. Salwa menitikkan airmatanya saat menatap wajah Abi dengan kedua mata yang terlihat membengkak karena terlalu sering menangis. Jemari Abi terulur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD