Tiga puluh Tiga

1112 Words

Tiga puluh Tiga Griya Makmur "Ada apa, Xel pagi-pagi datang ke sini? Kamu bolos kerja ya?" Avriel yang baru saja selesai mandi, di kejutkan dengan kedatangan Axel. "Tidak. Aku mau ajak kamu pergi, sebaiknya cepat bersiap-siap," ujar Axel tak mau menerima bantahan. "Tapi ... pergi ke mana?" "Ini, pakai ini dan cepatlah," sahut Axel tanpa menghiraukan tatapan penuh tanya Avriel. "Ke mana sih gak jelas. Aku kan harus buka toko." Walaupun mulutnya menggerutu, tetapi Avriel tidak membantah. Ia meraih paper bag yang dibawa Axel dan membawanya masuk ke dalam kamarnya. Di dalam kamar Avriel segera membuka paper bag dan melihat isinya satu persatu. "Pakaian sama sepatu, wah ... bagus banget. Tapi untuk apa pakai beginian pagi-pagi?" Avriel mengganti baju yang di pakaiannya dengan yang di b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD