Tiga puluh EmpatSetelah melaksanakan ijab qabul, seluruh keluarga dari kedua belah pihak berkumpul di The Lazareth Hotel & Restaurant. Mereka menikmati makan siang dengan suasana kekeluargaan. Hampir separuh tetangga Aishaa ikut datang ke sana. Aishaa mengedarkan pandangannya, melihat setiap sudut Ballroom yang sudah di sulap menjadi tempat mereka makan siang. "Em Tu eh ... Arc, apa ini juga Hotel milik keluarga kalian?" "Bukan,” "Oh kirain." "Milik iparku.” "Siapa?" "Zahra." Aishaa melirik wanita cantik bersurai hitam panjang yang tengah menggendong bayi. Di sebelahnya tampak Cristian Lazuardy yang juga menggendong bayi. "Apa anak mereka kembar?" "Iya. Kakak pertama dan keduaku, anaknya kembar semua." "Yang anaknya perempuan lari-larian itu siapa?" Aishaa menunjuk wanita bertub

