TIIINNNNN... Bunyi klakson terdengar memekakkan telinganya. Kyomi berjengkit kaget dan berniat memaki pengendara mobil yang membuatnya terkejut. Umpatan yang sudah berada di ujung lidah lenyap begitu saja saat melihat Kanaka melonggokkan kepala dari jendela mobil. “Butuh tumpangan Kyo?” Kanaka mengerlingkan jenaka. Kerlingan yang bisa membuat wanita terpesona. “Motormu bermasalah?” Tanya Kanaka menghampiri Kyomi. Saat Kanaka keluar dari mobil dia langsung jadi pusat perhatian gadis yang ada di sekitarnya. “Iya, bannya bocor Naka.” Kyomi menyeka keringat yang membasahi dahinya. Kanaka berjongkok untuk memeriksa ban motor tersebut kemudian berdiri. “Aku tidak tahu kalau kamu tinggal di sekitar sini.” Kanaka mengeluarkan sapu tangan dari balik jas dan memberikannya pada Kyomi.

