“Selamat pagi nona Kyo.” Bian berbisik di telinga Kyomi, membuat gadis itu terlonjak kaget. “Pa-pagi.” Kyomi mundur beberapa langkah menjauh dari Bian. Ini masih terlalu pagi untuk menjadikan dirinya sebagai objek bahan gibahan di perusahaan. Karena ini jam di mana para karyawan sedang ramai-ramainya lalu lalang. Banyak yang antri menunggu giliran untuk masuk lift. Pertanyaannya kenapa Bian harus bergabung dengannya di lift yang di khususkan untuk karyawan? Ini sudah berlangsung sejak seminggu terakhir dan sejak itu mereka berdua jadi pusat perhatian. “Aku akan membeli sarapan.” Kyomi melangkah maju, dia memilih pergi dari lobby dari pada hanya jadi objek perhatian semuanya. Akhir-akhir ini, Bian bersikap lebih manusiawi tidak semenyebalkan dulu lagi. Hububan mereka juga sudah tida

