Bab 15.

1060 Words

Berulang kali Kyomi melihat jam dinding. Hari sudah meninggalkan senja menjemput malam tapi begitu juga ada tanda-tanda Bian akan bangun dari tidurnya. Bubur sudah di masak tiga kali dan di panaskan dua kali dan akhirnya Kyomi memutuskan akan memasak kembali setelah Bian bangun. “Biantara bagunlah, aku harus pulang dan kau perlu menghubungi keluargamu.” Kyomi menghela nafas frustrasi. Sungguh dia tidak tahu harus melakukan apa lagi. Di tatapnya ponsel pria itu tanpa minat. Benda pipih itu tidak membantu sama sekali Kyomi tidak bisa membuka layar kunci meski sudah meletakkan sidik jari Bian di sana. Pria itu ternyata menggunakan pola. Bagaimana Kyomi hendak menghubungi keluarga pria itu. Untuk ke sekian kali Kyomi melihat ke arah jam dinding. Sudah pukul 23.05 kembali Kyomi mendesah lel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD