Bab 14.

1124 Words

Kyomi berdiri di depan pintu apartemen yang di duga merupakan tempat tinggal Bian. Kyomi kembali mencocokkan alamat yang tertulis dia layar ponselnya. Sudah sepuluh menit berlalu dan Kyomi masih meragu untuk menekan bel apartemen Bian. Mengunjungi atau mendatangi apartemen seorang pria belum pernah dia lakukan seumur hidupnya. Ini pertama kalinya dan orang yang dia datangi adalah pria yang berada di dalam daftar teratas manusia yang paling dia benci. Jenis pria yang harus dia hindari. Ponsel dalam genggamannya berdering nyaring membuatnya berjengkit kaget. Bianlah yang menghubunginya. “Kau di mana?” Suara Bian benar-benar tersengar berbeda. Kyomi menduga itu karena mereka berbicara melalui saluran telepon. “Aku di depan pintu rumahmu.” Sahut Kyomi. “Kenapa tidak menyembunyika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD